Bupati Toraja Utara Frederik Victor Palimbong meluncurkan panen padi perdana hasil penelitian dan pengembangan Universitas Kristen Indonesia Toraja (UKI Toraja) di Barana’, Kecamatan Tikala, Rabu (11/3/2026).
Panen padi perdana tersebut merupakan hasil penelitian pengembangan varietas padi yang dilakukan UKI Toraja untuk meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus mendukung ketahanan pangan di Toraja Utara.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Rektor UKI Toraja Oktavianus Pasoloran, akademisi dan peneliti agroteknologi Prof. Dr. Ir. Yusuf L. Limbongan, Ketua TP PKK Toraja Utara Ny. Damayanti B. Palimbong, Wakil Ketua TP PKK Ny. Jeni R. Popang, Kepala Kantor Kementerian Agama Toraja Utara Pretty Lamban Gasong, Kepala SMA Kristen Barana Marten Kala’ Lembang, serta sivitas akademika UKI Toraja dan para pemangku kepentingan lainnya.
Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan apresiasi kepada UKI Toraja dan seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam penelitian dan pengembangan sektor pertanian tersebut.
“Terima kasih kepada UKI Toraja dan SMA Kristen Barana’ yang telah mendukung pengembangan sektor pertanian di Toraja Utara. Kolaborasi antara pemerintah, akademisi, dan masyarakat menjadi kunci dalam memperkuat ketahanan pangan daerah,” ujarnya.
Bupati juga mendorong keterlibatan generasi muda melalui program petani milenial agar sektor pertanian terus berkembang dengan dukungan teknologi dan pengelolaan yang lebih modern.
Ia berharap produktivitas padi di Toraja Utara dapat meningkat dari rata-rata 6–8 ton per hektare menjadi sekitar 9 ton per hektare melalui penerapan inovasi pertanian berbasis riset.
Padi yang dipanen tersebut merupakan bagian dari riset pengembangan varietas padi dataran tinggi yang dilakukan Universitas Kristen Indonesia Toraja (UKI Toraja) melalui program Kemdiktisaintek “Kampus Berdampak”.
Penelitian menguji varietas padi tipe baru berumur genjah dan berproduksi tinggi yang disesuaikan dengan kondisi geografis dataran tinggi Toraja. Tim peneliti menggunakan tujuh genotipe unggul padi lokal Toraja yang disilangkan dengan varietas padi baru tersebut untuk menghasilkan tanaman yang memiliki masa panen lebih cepat serta potensi produksi yang lebih tinggi.
Panen padi perdana ini menjadi proyek percontohan pengembangan inovasi pertanian berbasis riset di Toraja Utara, sekaligus memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah, perguruan tinggi, dan masyarakat dalam pembangunan sektor pangan.
Diskominfo-SP -2026















